A. Sekolah Tergantung Pilihan Pemerintah
Mungkin ini yang membedakan sekolah di Jepang dengan di Indonesia, yaitu mengenai pilihan sekolah. Di Jepang, sekolah untuk murid SD dan SMP akan ditentukan oleh pemerintah setempat, sehingga bukan lagi kemauan si anak atau orang tua. Jadi tugas orang tua hanya mendaftarkan ke Balai Kota setempat. Selanjutnya, pemeintah akan mempertimbangkan sekolah terdekat dengan rumah dari si anak tersebut.
B. Sekolah Terdapat 4 Kali Libur Dalam Satu Tahun
Beda dengan Indonesia, Jepang memiliki 4 kali libur dalam satu tahun loh. Libur tersebut adalah liburan musim semi, liburan musim panas, liburan musim gugur dan liburan musim dingin. Liburan musim panas merupakan liburan yang paling ditunggu karena liburan ini bisa sampai 1 bulan lebih.
Tetapi walaupun liburannya panjang, tetap terdapat PR kok dengan porsi selama liburan penuh. jadi walaupun liburan panjang, siswa siswi akan tetap belajar agar tidak lupa dengan pelajaran yang ada.
C. Dilarang Mengendarai Kendaraan Bermotor
Karena jarak dari rumah ke sekolah tidak begitu jauh, murid-murid di Jepang dilarang untuk membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Barulah memasuki tingkat SMA murid-murid diperbolehkan membawa kendaraan. Itu pun bukan motor atau mobil, tapi sepeda.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa sepeda masih banyak diminati sebagi mode trasportasi, bahkan di Tokyo sekalipun yang berstatus sebagai ibukota.
D. Tidak Ada Ujian Nasional
Di Jepang, tidak ada ujian kelulusan seperti ujian nasional, ujian praktek dan ujian sekolah seperti di Indonesia. Disana, sistem ujian hanya menerapkan ujian semester. Jika lulus, maka secara otomatis naik kelas. Untuk kelas 3 SMA, setelah mengikuti ujian semester akhir mereka dapat langsung mengikuti tes masuk perguruan tinggi. Nah, justru yang paling banya membuat siswa stress adalah ujian masuk ke perguruan tinggi dikarenakan ujian masuk sangat sulit layaknya SBMPTN di Indonesia.
E. Tidak Ada Upacara Bendera
Bagi kalian yang sering malas untuk mengukiti upacara bendera yang durasinya hampir satu jam, mungkin pindah ke sekolah di Jepang menjadi salah satu solusinya. Pasalnya, sekolah di Jepang tidak mengharuskan para muridnya untuk melakukan upacara bendera setiap minggunya. Namun hal ini tidak mengurangi rasa nasionalisme para murid yang bersekolah di Jepang.
Sekian dari Neko.Info mengulas negeri sakura ini faktanya sekolah di anime dengan aslinya itu agak beda dikit ya.
Terima kasih





0 comments:
Post a Comment